Huawei Mate XTs Bakal Lebih Murah dari Pendahulunya

Huawei Mate XTs Bakal Lebih Murah dari Pendahulunya

Tabloid Gadget Huawei terus memperkuat posisinya di pasar smartphone lipat dengan inovasi yang menarik perhatian. Setelah sukses meluncurkan Mate XT, ponsel lipat tiga pertama di dunia, perusahaan asal Tiongkok ini kembali membuat gebrakan. Bocoran terbaru menunjukkan Huawei meluncurkan penerusnya dengan spesifikasi lebih canggih dan strategi harga yang lebih kompetitif. Dengan demikian, Huawei ingin menarik lebih banyak konsumen di tengah persaingan ketat dengan Samsung dan Apple.

Kabar gembira datang dari para leaker di Weibo, yang menyebutkan bahwa Huawei Mate XTs Tawarkan Harga Lebih Murah dari Pendahulunya. Informasi ini langsung memicu antusiasme, terutama di kalangan penggemar teknologi di Indonesia, yang mengharapkan ponsel lipat dengan harga lebih terjangkau. Selain itu, Mate XTs menghadirkan peningkatan signifikan pada chipset, kamera, dan daya tahan engsel, menjadikannya calon kuat untuk mendominasi pasar ponsel lipat pada 2025.

Bacaan Lainnya

Fitur Unggulan Huawei Mate XTs

Huawei Mate XTs melanjutkan warisan Mate XT dengan desain lipat tiga yang revolusioner. Ponsel ini menawarkan layar 10,2 inci saat terbuka penuh, 7,9 inci saat dilipat sekali, dan 6,4 inci saat dilipat penuh. Oleh karena itu, pengguna bisa beralih antara mode ponsel, tablet, atau PC dengan mulus. Selain itu, Huawei meningkatkan ketahanan dengan Tiangong Hinge System yang lebih kokoh, mengurangi risiko kerusakan.

Harga Lebih Terjangkau, Daya Tarik Baru

Weibo tipster FixedFocus mengungkapkan bahwa Huawei kemungkinan membanderol Mate XTs mulai dari 15.000 yuan (sekitar Rp 32 juta), lebih rendah dari Mate XT yang mulai dari 19.999 yuan (sekitar Rp 42 juta). Dengan kata lain, Huawei berusaha membuat teknologi lipat tiga lebih aksesibel. Meskipun begitu, harga ini tetap premium, mengingat fitur canggih yang ditawarkan, seperti dukungan stylus dan konektivitas satelit.

Performa Bertenaga dengan Kirin 9020

Huawei Mate XTs menggunakan chipset Kirin 9020, yang menghadirkan performa 40% lebih cepat dan efisiensi daya 20% lebih baik dari Kirin 9010 di Mate XT. Akibatnya, pengguna bisa menikmati multitasking lancar, mulai dari gaming hingga pengeditan video. Selain itu, GPU Maleoon 920 meningkatkan rendering grafis, cocok untuk aplikasi berat dan game AAA. Dengan demikian, Mate XTs siap bersaing dengan ponsel flagship lain seperti Samsung Galaxy Z TriFold.

Kamera dan Daya Tahan Baterai

Huawei meningkatkan sistem kamera Mate XTs dengan lensa utama 50MP yang menyediakan aperture variabel dan teknologi “Red Maple” untuk warna lebih akurat. Selain itu, kamera periskop 12MP dengan zoom optik 5,5x menghasilkan foto jernih untuk fotografi jarak jauh. Sementara itu, baterai 5.600mAh mendukung pengisian cepat 66W dan nirkabel 50W, menjamin daya tahan seharian. Oleh karena itu, Mate XTs cocok untuk pengguna yang aktif dan multitasking.

Antisipasi Peluncuran dan Persaingan Pasar

Huawei berencana meluncurkan Mate XTs pada 4 September 2025 di Tiongkok, bertepatan dengan peluncuran iPhone 17 series. Dengan demikian, Huawei ingin mencuri perhatian pasar global. Namun, persaingan dengan Samsung Galaxy Z TriFold dan iPhone Fold yang dirumorkan akan sengit. Karena itu, harga yang lebih rendah bisa menjadi kunci untuk menarik konsumen, terutama di pasar Asia seperti Indonesia.

Selain itu, Mate XTs menjalankan HarmonyOS 5.1, yang menyediakan fitur AI canggih dan keamanan lebih baik. Meskipun begitu, ketiadaan Google Mobile Services mungkin masih jadi kendala di pasar global. Oleh karena itu, Huawei perlu memperkuat ekosistemnya untuk menyaingi Android dan iOS. Akhirnya, dengan harga lebih murah dan spesifikasi unggul, Mate XTs mampu mengubah persepsi bahwa ponsel lipat selalu mahal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *